Salurkan bantuan: Rekening Kemanusiaan Bank Syariah Indonesia (BSI) : 7777680007 an. YPPI Spirit of Aqsa | Konfirmasi hub: +6285210322225 (WhatsApp) |RBM Palestine| Spirit Of Aqsa |Israel terus bombardir Gaza menggunakan Bom Cluster dan Fosfor yang dilarang dunia Internasional | Israel membabi buta serang dan bunuh tenaga medis kesehatan yang membantu para korban di Gaza serta menghancurkan ambulance

Jumat, 20 Oktober 2023

Zionis Kembali Bom Gereja, Ribuan Korban masih tertimbun dalam reruntuhan

sumber foto : Quds


Zionis Israel terus melakukan genosida di Gaza dengan mengorbankan warga sipil. Hal itu dilakukan untuk mengembalikan pencitraan Israel sebagai pemilik militer "tak terkalahkan", namun justru kebobolan operasi Thuufanul Aqsa dari para pejuang Gaza yang terblokade.


“Pejuang masih baik-baik saja, dan rakyat kami teguh di tanah mereka dan tidak akan dikalahkan oleh kebrutalan penjajah, apa pun akibatnya,” ujar Jurubicara Hamas, Abdul Latif Al-Qanou.

https://spiritofaqsa.or.id/zionis-israel-serang-sipil-gaza-untuk-tutupi-kegagalan-intelijen-dan-militer-mereka.html

Kamis, 19 Oktober 2023

Penjajah Israel Bom Warga Sipil saat Antri ambil Roti

Kepala Kantor Media Pemerintah, Salama Marouf, mengatakan, penjajah Israel sengaja mengebom dan menargetkan sekitar toko roti ketika puluhan warga sedang mengantri di depan sebuah toko roti. Dalam peristiwa itu puluhan orang dilaporkan syahid. 

 "Bahwa mendapatkan beberapa potong roti telah menjadi perjalanan yang berbahaya," katanya dalam sebuah konferensi pers, dikutip Palinfo, Kamis (19/10). 

Selengkapnya: https://spiritofaqsa.or.id/penjajah-israel-bom-sipil-gaza-saat-antri-di-depan-toko-roti.html

Rabu, 18 Oktober 2023

Biadab, Penjajah Israel Bom Rumah Sakit Kristen di Gaza, 500 Lebih Syahid*

 


Pasukan penjajah Israel melakukan pembantaian mengerikan di Rumah Sakit Nasional Arab (Al-Baptis) di wilayah Al-Zaytoun, Kota Gaza, Selasa malam (17/10) waktu Gaza. Rumah sakit tersebut dibom yang mengakibatkan 1.000 lebih jadi korban. Jumlah tersebut belum final lantaran ambulance masih terus mengevakuasi korban. 


Warga Gaza menganggap rumah sakit tersebut aman dari serangan udara Israel, karena merupakan rumah sakit Kristen. Namun, penjajah tetaplah penjajah yang membantai masyarakat sipil dan melanggar semua aturan internasional. 

 https://spiritofaqsa.or.id/biadab-penjajah-israel-bom-rumah-sakit-kristen-di-gaza-500-lebih-syahid.html

Jumat, 13 Oktober 2023

AKSI BELA AL-AQSA

 


SERUAN KEPADA
kaki-kaki yang belum melangkah...

Kepada tangan-tangan yang belum mengepal..

Untuk bersama Gaza menunjukkan Izzah Umat Rasulullah ﷺ di Al-Aqsha

KINI SAATNYA MENJAWAB SERUAN AL-AQSHA

Persiapkan diri waktu dan tenaga. Ikat janji bersama keluarga dan sahabat, hadiri..

🇵🇸 AKSI BELA AQSA

✓ Ahad, 15 Oktober 2023

✓ Pukul 06.30 - 10.30

✓ Lapangan Masjid Agung Al-Azhar 

✓ Bersama para Tokoh Perjuangan Aqsa

"Mengirimkan Pesan Solidaritas Ke Palestina, kuatkan mereka bertahan"

🇮🇩 "Koalisi Indonesia Bela Aqsa - KIBBM" 🇵🇸

Kamis, 12 Oktober 2023

Gaza Under Attack: 1.100 Syahid, 5.339 Luka-luka

Kementerian Kesehatan mengumumkan, jumlah korban syuhada di Jalur Gaza meningkat menjadi 1.100 orang akibat agresi militer penjajah Israel. Dari jumlah itu, 326 di antaranya anak-anak dan 171 perempuan.

Jumlah korban luka meningkat menjadi 5.339 dengan berbagai cedera, termasuk 1.217 anak-anak dan 744 perempuan.

Selengkapnya:  https://spiritofaqsa.or.id/gaza-under-attack-1-100-syahid-5-339-luka-luka.html

Rabu, 05 Desember 2018

Puluhan Imigran Ilegal Yahudi Serbu & Nistakan Masjid Al-Aqsa



Spirit of Aqsa – al-Quds | Puluhan Imigran Yahudi memaksa masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa pada Senin (3/12) dalam rangka merayakan Hari Raya Hanukkah selama delapan hari kedepan.

Pejabat Palestina di Otoritas Wakaf Keagamaan Yerusalem (yang mengawasi situs suci Muslim dan Kristen di kota tersebut), Firas al-Dibs mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dekitar 80 imigran Israel menyerbu kompleks itu di bawah perlindungan polisi penjajah Israel dengan  bersenjata lengkap.

Al-Dibs menambahkan diantara 80 imigran Israel tedapat anggota garis keras dari Knesset (parlemen Israel) Yehuda Glick.

Bagi umat Muslim, masjid Al-Aqsa merupakan situs paling suci ketiga di dunia. Penjajah Israel menduduki Yerusalem Timur selama Perang Timur Tengah 1967.

Mereka mencaplok seluruh kota pada 1980, mengklaimnya sebagai ibu kota negara Yahudi dalam gerakan yang tidak pernah diakui oleh masyarakat internasional.



Rabu, 28 November 2018

Zionis Israel Berondong Peluru Seorang Perawat Saat Berkendara Hingga Meninggal


Spirit of Aqsa - Hebron|Seorang pria Palestina ditembak mati oleh tentara penjajah Israel setelah ia diduga menabrakkan mobilnya ke sekelompok tentara Israel di persimpangan jalan dekat blok pemukiman Gush Etzion di utara Hebron Tepi Barat, Senin kemarin.

Masyarakat Palang Merah Palestina (PRCS) mengidentifikasi pengemudi adalah Ramzi Abu Yabis dari kamp pengungsi Dheisheh di Bethlehem.

Menurut pihak zionis Israel, tiga tentara menderita luka ringan, termasuk satu dengan cedera kepala, dan dibawa ke rumah sakit.

Abu Yabis (32), adalah kepala departemen keperawatan & Rehabilitasi Masyarakat di Bethlehem.

Menurut kantor berita resmi Palestina Wafa, pasukan Israel mencegah Abu Yabis menerima bantuan medis setelah ditembak hingga kehabisan darah dan gugur syahid.

Selasa, 27 November 2018

Imigran Israel Merampas Tanah Warga Palestina di selatan Nablus



Spirit of Aqsa – Nablus| Imigran ilegal Israel merampas sebidang tanah milik warga Palestina di Desa Jalut, sebelah selatan kota Nablus, Tepi Barat utara, 

Aktivis anti-pemukiman, Ghassan Daghlas mengatakan bahwa para imigran gelap Israel tersebut dari pos terdepan Ahiya merebut lahan 10-dunum (hektar-red).

Daghlas menambahkan bahwa para imigran Israel di bawah perlindungan pasukan penjajah Israel dengan bersenjata berat meratakan tanah, mengatur saluran air, dan meletakkan dasar untuk pembangunan pemukiman ilegal.

Daghlas menunjukkan bahwa meskipun tanahnya ditanami puluhan pohon zaitun dan pohon ara sejak puluhan tahun oleh warga Palestina, pasukan Israel telah melarang pemilik tanah Palestina untuk memasukinya sejak 2001 ketika dinyatakan sebagai zona militer dekat.

Sejak penjajahan Tepi Barat, termasuk bagian al-Quds Timur, pada tahun 1967, sekitar 500.000 dan 600.000 imigran Israel telah pindah ke permukiman Israel di wilayah Palestina yang terjajah dan melanggar hukum internasional.



Jumat, 23 November 2018

Penjajah Israel Menyerang Murid-Murid Palestina Dengan Gas Air Mata Saat Pulang Dari Sekolah



Spirit of Aqsa - Bethlehem | Tentara penjajah Israel menyerang siswa dan siswi Palestina dengan gas air mata dan granat saat mereka meninggalkan sekolah di kota al-Khader, Betlehem di selatan Tepi Barat.

Berdasarkan keterangan keamanan Palestina seperti dikutip dari WAFA, bahwa para serdadu Zionis Israel menyerang para siswa ketika mereka meninggalkan sekolah mereka dan menuju rumah sambil menembakkan tabung gas air mata dan granat kejut pada mereka.

Para siswa pun berusaha untuk melawan para prajurit dengan melemparkan batu ke arah mereka. Tidak ada laporan cedera.

Zionis Israel kerap menyerang para siswa dan Siswa di sekolah-sekolah Palestina.


Selasa, 13 November 2018

GAZA DIBOMBARDIR ISRAEL SEMALAMAN DISAAT ORANG TERLELAP TIDUR DIBELAHAN DUNIA LAINNYA



Spirit of Aqsa | Gaza -Belum kering luka yang mengangah, air mata yang mengalir dan para syuhada yang baru kemarin dimakamkan, tadi malam (12/13) penjajah Israel kembali bombardir Gaza dengan ratusan rudalnya. Bahkan seorang pemuda yang kemarin menyolatkan jenazah yang syahid, akhirnya hari ini pun dia gugur syahid dan dishalatkan.

Akibat dari serangan udara Israel tersebut, 3 orang pejuang Palestina gugur syahid dan menimbulkan kerusakan parah dibeberapa tempat.

Faksi perlawanan Palestina di Gaza tak tinggal diam, brigade Izzuddin Al-Qassam melancarkan serangan balasan dengan menembakkan lebih dari 400 rudal ke wilayah Israel dini hari (13/11) sehingga menewaskan 3 tentara Israel dan 70 lainnya luka-luka.

Kondisi Gaza saat ini memanas, dan Gaza masih terus diserang oleh Penjajah Israel sehingga tidak ada lagi tempat yang aman bagi warga Palestina di jalur Gaza.

#GazaUnderAttack

Minggu, 04 November 2018

Pengungsi Palestina, Di Suriah Dikejar & Di Thailand Dipenjarakan



Spirit of Aqsa - Nasib Pengungsi Palestina di Thailand sangat memprihatikan. Mereka yang terusir dari Palestina menuju Suriah. Di Suriah pun tak aman dari perang hingga melarikan diri  ke Thailand.
Sampai di Thailand pemerintah memaksa mereka masuk penjara dalam keadaan yang sangat sulit dan tragis.

Mereka memanggil umat Islam untuk menyebarkan pesan ini hingga mendapatkan keadilan bagi para pengungsi dan bisa kembali ke tanah air mereka dalam keadaan merdeka.(QudsN)


Selasa, 30 Oktober 2018

Zionis Israel Akan Bangun 20 Ribu Unit Rumah Baru di Yerusalem Terjajah



Spirit of Aqsa - Yerussalem (29/10) Pemerintah zionis Israel telah menyetujui pembangunan lebih dari 20.000 unit rumah baru di pemukiman ilegal Maale Adumim, timur Yerusalem yang terjajah.

Kementerian perumahan Israel dan pejabat distrik Zionis di Tepi Barat telah menandatangani sebuah nota kesepahaman mengenai pembangunan apartmen baru di wilayah ini.

Padahal Dewan Keamanan PBB telah mengeluarkan resolusi pada 23 Desember 2016 yang melarang segala bentuk pembangunan distrik Zionis baru.

Zionis Israel memperluas pembangunan distrik baru untuk mengubah demografis Palestina demi kepentingan rezim Zionis.

Para warga Palestina di Tepi Barat akan terisolasi hingga diusir paksa. Perumahan-perumahan Israel akan mengelilingi rumah warga Palestina dan disetiap jalan-jalannya dijaga oleh militer Israel.

Sabtu, 20 Oktober 2018

TEROR ZIONIS TERHADAP PENDIDIKAN PALESTINA AKIBATKAN KORBAN SIPIL TERTEMBAK



Spirit of Aqsa | Nablus  (18/10) - Sekitar 50 orang lebih imigran Israel menyerbu sebuah sekolah yang penuh dengan siswa Palestina di desa Urif, yang berdampak terjadi nya perlawanan dan bentrokan keras antara imigran Zionis dan penduduk Palestina.

Sumber tersebut juga menambahkan bahwa tentara bersenjata penjajah Israel ikut andil dalam kejahatan ini dengan memberikan perlindungan kepada gerombolan penyerang ini. Hal ini mengakibatkan pemuda Palestina, Ahmad Yusuf, berusia 35 tahun tertembak dan terluka di pahanya.

Kementerian Pendidikan Palestina merilis laporan tahunan untuk sejak 2017 yang mendokumentasikan kejahatan Zionis Israel terhadap sektor pendidikan Palestina. Laporan tersebut mengatakan bahwa sekitar 80.279 anak-anak Palestina dan 4.929 guru dan staf "diteror" oleh para pemukim atau tentara Israel.

Masih menurut laporan ini, ada sekitar sembilan siswa tewas, sementara 603 siswa dan 55 guru dan karyawan sekolah menderita luka peluru tajam dan karet saat terjadinya teror serangan Israel ke sekolah-sekolah. Sebagian kasus serangan juga terjadi dengan lindasan jip militer Israel. 

Selain itu, terdapat puluhan siswa menderita mati lemas karena menghirup gas air mata yang ditembakkan oleh pasukan Israel terhadap mereka.

Teror yang melanggar Kemanusiaan ini akan terus berlangsung selama penjajahan Israel masih ada. Karena kezaliman ambisi Zionis untuk mencaplok seluruh wilayah Palestina.

Kamis, 18 Oktober 2018

TEROR PENGEROYOKAN IMIGRAN YAHUDI ATAS PETANI PALESTINA AKIBATKAN PATAH TULANG



Spirit of Aqsa - Nablus | Tindakan kekerasan terhadap warga Palestina terjadi lagi, pada Rabu kemarin (17/10) seorang petani Palestina menderita patah tulang dan memar setelah diserang oleh pemukim Yahudi di Tepi Barat saat sedang memetik hasil tanam di ladangnya.

Menurut saksi mata di tempat kejadian seperti dikutip pada laman Anadolu Agency, puluhan pemukim Yahudi mengeroyok dan memukul Mahmoud Hussein, seorang petani Palestina berusia 22 tahun, hingga menderita luka patah tulang dan memar di sekujur tubuhnya. Petani Palestina ini pun harus dilarikan ke Rumah Sakit Rafidia di Nablus.

Pemukim Yahudi selalu melancarkan serangan dan pengrusakan terhadap kota-kota dan ladang-ladang Palestina di seberang Tepi Barat yang diduduki Israel.

Menurut angka-angka Palestina, lebih dari 650.000 pemukim Yahudi saat ini tinggal di 196 permukiman terdiri dari 200 pos-pos pemukim yang tersebar di seluruh Tepi Barat, termasuk di sebelah timur Baitul Maqdis.

Hukum internasional memandang Tepi Barat dan bagian timur Baitul Maqdis sebagai wilayah pendudukan atau jajahan Israel, dan telah memvonis semua aktivitas imigran Israel seperti pembangunan pemukiman adalah ilegal.


Selasa, 16 Oktober 2018

SENYUM PEMUDA GAZA : KEHILANGAN ANGGOTA TUBUH DEMI KEMERDEKAAN & AL-AQSA



Spirit of Aqsa | Istanbul (16/10) - Membawa amanah Ukhuwwah dari Indonesia, Spirit of Aqsa berkesempatan di tengah sempitnya waktu oleh agenda kepalestinaan dunia, untuk menyerahkan langsung bantuan kepada korban-korban Aksi Damai Perbatasan Gaza.

Sekitar 50-an pemuda korban luka serangan brutal Zionis di perbatasan Gaza ini, menjalani pengobatan lanjutan akibat luka serius. Dalam komunikasi Spirit of Aqsa bersama mereka, terlihat mayoritas mereka harus diamputasi bagian dari anggota tubuhnya.

Namun hal yang paling berkesan adalah senyum dan semangat perjuangan mereka. 

"Kami disini hanya untuk melanjutkan pengobatan agar bisa segera kembali perbatasan Gaza memperjuangkan kemerdekaan dan melawan penjajahan Zionis" ujar Abu Adil Abdullah (31 tahun), dari atas kursi roda yang menopang tubuhnya. Ia kehilangan satu kakinya karena serangan Zionis Israel.

Setiap bulan, puluhan korban luka Gaza diperjuangkan dengan penuh rintangan untuk bisa berobat ke Istanbul, sebagaimana butuh perjuangan pula untuk memulangkan kembali ke Gaza agar melanjutkan perjuangan.

Titipan doa untuk masyarakat Indonesia dan para donatur dari para Pemuda Gaza ini. Semoga tertulis Pahala perjuangan kita bersama mereka dalam memerdekakan Palestina dan Al-Aqsa.

Doa dan pelajaran perjuangan yang sangat berharga. Bagaimana perjuanganmu?


Minggu, 14 Oktober 2018

PERBATASAN GAZA TERUS BERGEJOLAK DEMI KEMERDEKAAN & AQSA; 7 SYUHADA GUGUR PEKAN INI



Spirit of Aqsa – Gaza | Kementerian Kesehatan Palestina menyebutkan bahwa sniper Israel membunuh sedikitnya tujuh warga Palestina dan melukai 154 lainnya di timur Jalur Gaza pada Jum’at kemarin (12/10).

Warga Palestina syahid saat berpartisipasi dalam Aksi Damai Gaza bertajuk memperingati Intifada al-Quds. Aksi ini merupakan aksi Jum’at ke 29 dalam gerakan The Great Return March.

Juru Bicara Kementrian Kesehatan Palestina, Ashraf al-Qidra seperti dikutip dari laman Anadolu Agency menyebutkan bahwa warga Palestina yang syahid adalah Mohammad Isab Abbas, Ahmed Ibrahim al-Twil, Mohamed Abdel Hafiz Ismael, Ahmed Abu Naim, Abdullah Berhman ad-Da’ame, Tamir Eyyad Abu Arman, dan Afifi Mohammad Ata Afifi.

Al-Qidra menambahkan 154 warga Palestina lainnya terluka akibat tembakan amunisi dari pihak penjajah Israel yang brutal.

Aksi Damai yang dimulai pada 30 Maret lalu sudah mempersembahkan lebih dari 200 Warga Palestina dan ribuan luka-luka. Warga Palestina melakukan aksi untuk diakhirinya blokade penjajah Israel yang telah menjajah tanah mereka sejak 1948.


Kamis, 11 Oktober 2018

TAK BECUS HADAPI PERLAWANAN PALESTINA, ISRAEL BRUTAL CULIK WARGA SIPIL


Spirit of Aqsa- al-Quds | Zionis Israel menculik seorang ibu serta kedua anak perempuannya pada Selasa (09/10). Kejahatan ini dilakukan dengan dalih tuduhan keterlibatan dalam penembakan dua warga Israel di wilayah terjajah di Tepi Barat, akhir pekan lalu. 

Menurut keterangan warga setempat, pasukan militer Israel menyerbu lingkungan Shawbka di kota Tulkarem dan menahan Wafaa Naalwa, dan dua putrinya dari rumah mereka. 

"Gerombolan tentara Israel (menyusup) menggeledah keluarga Naalwa dan menanyai anggota keluarganya, sebelum kemudian gerombolan tersebut melarikan diri dari lingkungan ini" kata salah seorang warga. 

Zionis bersenjata Israel seketika menangkap dan mengintrogasi saudara perempuan dari seorang yang diduga telah melakukan aksi penembakan ke imigran illegal Israel.

Ahad lalu, dua orang Israel tewas dan lainnya terluka, dalam serangan penembakan di kawasan industri dekat pemukiman Barkan di Tepi Barat bagian tengah. 

Sementara itu, pasukan Israel menangkap tujuh warga Palestina dalam operasi satu malam di Tepi Barat.  Warga Palestina yang ditangkap karena dicurigai terlibat dalam kegiatan aksi teror kepada Israel. Tentara Israel juga sering melakukan aksi penangkapan yang luas di seluruh Tepi Barat yang diduduki dengan dalih mencari orang-orang Palestina yang "mengancam kepentingan penjajah".

Menurut statistik Palestina, sekitar 6.500 orang Palestina terus mendekam di fasilitas penahanan Israel, termasuk sejumlah wanita dan ratusan anak di bawah umur.

📲 Join grup kabar Aqsabit.ly/KabarAqsa8
📎 FollowIG @spiritofaqsa & fb.me/Spiritofaqsa
Donasi Palestina: bit.ly/JihadHartaAqsa


Rabu, 10 Oktober 2018

AKSI DAMAI DI LAUT GAZA TUNTUT AKHIRI BLOKADE DIWARNAI PENEMBAKAN PULUHAN AKTIVIS OLEH ZIONIS



Spirit of Aqsa- Gaza | Puluhan Aktivis Palestina membuat Aksi Damai "Masirah Al-Audah" atau "Great Return March" di perbatasan laut Gaza yang di blokade oleh Zionis Israel pada Senin kemaren (08/10). Menyuarakan tuntutan yang sama yaitu diakhirinya blokade Gaza dari sisi laut.

Seperti dikutip pada laman Anadolu Agency, aksi yang serupa sudah dilaksanakan untuk yang ke-11 kalinya. Diprakarsai oleh Komite Nasional Gaza untuk Akhiri Blokade, dan diikuti lebih dari 20 kapal dari berbagai ukuran yang membawa puluhan aktivis melaut dari pantai jalur Gaza. 

Posisi Aksi ini tidak jauh dari zona blokade Gaza yang diterapkan Israel. Tentu lokasi ini dijaga ketat oleh tentara bersenjata penjajah Israel.

Menurut Kementrian Kesehatan Gaza, aksi pada kali mengakibatkan 29 aktivis yang terluka oleh tembakan brutal pasukan Israel ke kapal-kapal Gaza ketika mendekati perbatasan blokade.

Israel pertama kalinya memberlakukan blokade Gaza pada tahun 2006 setelah kemenangan pemilu gerakan Palestina; Hamas, yang mendukung perlawanan bersenjata terhadap penjajahan Israel selama puluhan tahun. Blokade diterapkan dari segala penjuru termasuk laut. Hingga tahun ini Israel terus mempersempit dan membatasi pergerakan laut warga Gaza, dan sekarang tersisa enam mil.

Dalam Aksi ini, inovasi Pemuda Gaza meluncurkan Ambulans Laut untuk menangani korban-korban kebrutalan Israel di Aksi Laut ini.